Minggu, 23 Januari 2011

BOS 53 Milyar, Dewan Pendidikan Minta Di awasi


BANJARNEGARA- Penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) harus diawasi oleh berbagai pihak, baik komite sekolah, LSM, maupun masyarakat. Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Banjarnegara, HM Fahmi Hisyam, SAg kemarin, menyatakan pengawasan perlu untuk mengantisipasi kemungkinan penyelewengan penggunaan dana tersebut.
”Penyelewengan BOS bisa terjadi karena kontrol lemah  dari masyarakat dan kewenangan sekolah kuat. Karena itu, kekuatan otoritas sekolah harus diimbangi kontrol masyarakat, terutama komite sekolah, sehingga tak terjadi penyelewengan Guru pengelola BOS harus siap menerima saran, bukalah moralitas pengelola BOS meski Guru sudah sejahtera bukan tidak mungkin dana itu di gunakan guru, manusia punya gunung emas aja mintanya lebih perlu adanya sikap syukur dan mengelola dana BOS adalah amanat sehingga tidak diselewengkan,” katanya.  
Dia menyatakan agar tepat sasaran, penyaluran BOS perlu dimusyawarahkan.  Musyawarah untuk membahas rencana kepentingan sekolah, sehingga penyaluran dana sesuai dengan peruntukan. Dalam penyaluran BOS, ujar dia, sekolah harus terbuka menerima kritik. Sekolah tak sepatutnya menutup diri, dengan alasan lebih mengetahui masalah pendidikan ketimbang orangtua siswa atau komite sekolah. Jika sekolah tak bisa menerima kritik, dia memastikan ada sesuatu yang ditutupi sehingga alergi atau antikritik. Padahal, kritik itu untuk perbaikan.
 Sementara Itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Wiwit Woinarso melalui Manager BOS Suka Bagyana ditemui disela-sela sosialisasi BOS mengatakan, pengelolaan BOS melalui Kas da untuk sekolah negeri dan lewat rekening langsung sekolah untuk sekolah swasta Sekolah harus mengakukan RAK atau  RAB untuk sekolah negeri dialokasikan tiga jenis tenaga.” Untuk belanja pegawai, barang jasa dan belanja modal sedangkan sekolah swasta belanja tidak langsung, ” paparnya kemarin.
Mekanisme BOS sekarang menurutnya pengelolaannya semakin baik dan kontrolnya semakin mudah. ”Sekolah punya tugas membuat RAB tiap tiga bulan, dan RAB mereka tiap sekolah dipertanggungjawabkan, sebagai mekanisme kontrol,” paparnya lagi.
Kebutuhan Total BOS Banjarnegara sebanyak Rp 53. 148.452.000 dengan rincian BOS SD/SDLB/MIN sebesar Rp 34.910.196.000 untuk SD/SDLB/MI Swasta sebesar Rp 872 606.000 Total BOS sekolah dasar sebanyak Rp 34.882.802.000 sedangkan untuk sekolah menengah BOS SMP/SMPLB/SMPATAP sebanyak Rp 16.511.766.000 untuk BOS SMP?SMPLB swasta sebesar Rp 753.890.000 Jumlah BOS untuk SMP sebesar Rp 18.265.650.000 Total keseluruhan anggaran BOS sekolah di Banjarnegara sebesar Rp 53.148.452.000. Dalam sosialisasi itu pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga berharap pengelolaan BOS sesuai dengan peruntukannya yang di atur dalam peraturan. (Harmono)

MAN 2 Banjarnegara Gelar Liga OSIS


BANJARNEGARA-Mengulang sukses penyelenggaraan liga osis tahun lalu, kali ini Liga Osis Sepakbola digelar kembali. Bertempat di dua Lapangan Petambakan dan Lapangan Kenteng, Kegiatan di mulai (17/1- 27/1).
Kepala Sekolah MAN 2 Banjarnegara Drs Agus Samsudin, SPd, MA melalui Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan Muh Sidiq, MA mengatakan kegiatan ini adalah sukses mengulang kegiatan yang diadakan  rutin sekolah yang merupakan program poengurus OSIS. ” Dalam rangka mencari bibit-bibit sepakbola yang handal, untuk menghadapi Liga Pelajar Indonesia satu tahun mendatang,” tegasnya kepada Radarmas Selasa kemarin.
Kegiatan ini diikuti oleh kelas 1-2 sebanyak 20 regu atau team sepakbola dengan sistem penyisihan. ” Yang mengikuti kelas satu dan dua, kalau kelas tiga sedang pendalaman materi untuk menghadapi UN,” ucapnya lagi. Kegiatan ini dilaksanakan setalh jam kegiatan belajar mengajar dari jam 15.00 – selesai. (Harmono)


180 CPNS Kemenag di Ambil Sumpah

BANJARNEGARA- Sebanyak 180 CPNS di lingkungan Kantor Kementrian Agama Banjarnegara diambil sumpahnya, Selasa (18/1) lalu,di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara. Pejabat yang menyaksikan prosesi tersebut Kepala Kementrian Agama Banjarnegara, Kabag Penamas, Kabag Kurais, dan Mapenda. Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara Drs. H Farhani SH, MM memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah dengan rohaniwan Drs H Sukarna, MM. PNS yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah dari angkatan 2005 sampai 2009. Mereka terdiri dari pegawai,penyuluh dan guru di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara.
Pengambilan sumpah menurut Farchani agar PNS tersebut bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab sesuai PP No. 43/1999 tentang pokok-pokok kepegawaian dan PP 21 /1975 tentang pengambilan sumpah PNS. Sebanyak 180 CPNS yqng diambil sumpah adalah agar bagaimana pegawai taat terhadap UUD ’45 yang merupakan sikap batin bagi PNS, sanggup mengamalkan pancasila, PNS juga harus taat pada peraturan. ”Sehingga bekerja tidak semaunya sendiri, menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah dan martabat PNS, meletakan segala sesuatu diatas yang menjunjung tingi norma-norma aturan , ”Ucap Kepala Kemnag Banjarnegara saat ditrmui Radarmas seusai acara. (Harmono)

12 Karyawan PT Cosmoprof Banjarnegara Kesurupan


BANJARNEGARA-Kesurupan masal menimpa sedikitnya 12 karyawan bagian produksi di PT Cosmoprof Indo Karya  sebuah perusahaan Idep  di Kabupaten Banjarnegara, yang berada di Blambangan kemarin pagi (11/1). Peristiwa tersebut terjadi saal para karyawan sedang bekerja. "Kejadian itu membuat semua karyawan panik. Akibatnya, produksi dihentikan." ujar Yulian, satpam PT Cooosmoprof Indo Karya.
Yulian mengatakan sedang berjaga di depan gerbang pabrik saat terdengar jeritan salah beberapa karyawati. "Saya langsung lari ke sumber suara dan menolong karyawati itu. Alhamdulillah,  setelah lama beberapa karyawan mencoba menolong,  12 karyawan yang kesurupan lambat laun selama sejaman dapat disembuh," tuturnya. Namun, baru saja karyawati itu baikan, karyawati lain ikut menjerit-jerit.
Sekitar satu jam setelah kejadian tersebut, manajemen pabrik mengizinkan karyawan bagian produksi pulang awal. "Tujuannya, kejadian serupa tidak terulang. Kejadian ini bukan pertama kalinya, kami jaga-jaga saja. Besok pabrik beroperasi seperti biasa," tambahnya.Ditanya penyebab kesurupan tersebut. Trirusmini salah satu karyawan asal dari Wanadadi yang melihat kejadian ditemui Radarmas  menduga para karyawan itu tidak sarapan saat berangkat kerja. "Kalau perut kosong kan kondisi mereka tidak maksimal. Bisa saja ada kejadian seperti itu," katanya. (harmono)

Film Babad Banjarnegara, Shoting Di Serayu dan Makam Bupati


BANJARNEGARA-Dibalik proses pembuatan Film Babad Tanah Banjarnegara ini.
Adalah sebuah gebrakan baru di mata publik, ketika konsep pembangunan kesadaran diri ini benar-benar dapat berjalan dengan systematis dan terus berkesinambungan. Film Babad Tanah Banjarnegara merupakan sebuah momentum, yang akan jadi tonggak awal atas sebuah pembaruan. Film cerita sejarah yang sesuai dengan makom-nya dapat masuk di kurikulum muatan lokal (mulok), dalam sistem pendidikan Banjarnegara. Betapa anak didik dan anak cucu kita nantinya dapat memahami nilai-nilai heroik dan luhur nenek moyang-nya. Belum lagi jika sampai musium sejarah babad Banjarnegara, nantinya bisa berdiri kokoh di bumi Banjarnegara. Demikian dikatakan oleh Sutradara Saptono Ris Mardianto. ”Berawal dari keprihatianan kita sebagai generasi yang belum memahami sejarahnya sendiri,” ujarnya kemarin di Lokasi pengambilan gambar di Sungai Serayu Kelurahan Semampir. Pengambilan gambar kali ini mengambil latar transportasi tradisional gedek tempo dulu, sebagai sarana tranportasi menuju ke pasar.”Kemarin sudah mengambil gambar pasar tradisional di Kebutuh Jurang Pagedongan, dan suasana pegunungan, hari ini (Minggu- red) kita ngambil di sungai serayu dan suasana di makom Purbayasa,” ucapnya. Jurukunci Makom adipati Dipayuda dan Kolopaking Wigyo  sebelum pengambilan gambar para cru diharapkan melakukan ritual doa bersama agar dijauhkan dari yang tidak diinginkan.”Mari kita berdoa sebelum melaksanakan pengambilan gambar agar kita selamat,” doanya.   Sementara itu Produser Ganyenk Film Dra Anni Laila M mengatakan, kebanggaannya karena antusiasme warga terhadap produksi film ini, terbukti saat audisi pesertanya hampir 627 orang, disering melalui casting tersisa 200 peserta yang akan memetrankan tokoh dalam babad Banjarnegara. ”Kemungkinan film ini dapat dijual ke Televisi, karena sudah ada MOU,” ucapnya Minggu (23/1) kemarin. Bentuk kepedulian ini berbagai cara dengan berakting namun tidak menginggalkan adat . Film ini sudah mengambil gambar dari bulan desember sampai sekarang sudah 70 persen di rencanakan akhir maret kita dapat menayangkan,” tambah Ani. (harmono wartawan radar banyumas Hp 0852 9163 7379)

PPK Pemilukada di Lantik


BANJARNEGARA-Bertempat di Gedung DPRD Lt II Banjarnegara, Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara telah melantik 100 anggota PPK dari 20 Kecamatan di Kabupaten Banjarnegara. Mereka akan menjadi penyelenggara Pemilu di tingkat Kecamatan dalam Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 Juli 2011 sesuai Tahapan yang telah ditetapkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Banjarnegara.
Dalam sambutan pelantikannya, Ketua KPU Kabupaten Banjarnegara Wahyu Setiawan, SSos MSi  mengatakan bahwa dengan dilantiknya PPK maka mereka harus mulai bekerja, diantara tugasnya adalah segera memilih ketua, berkoordinasi dengan Camat untuk membentuk Sekretaris PPK dengan mengirimkan 3 (tiga) orang calon Sekretaris kepada Bupati Banjarnegara melalui KPU Kab. Banjarnegara, selanjutnya mengurus Surat Keterangan dari Pengadilan dan Surat Keterangan Kesehatan yang difasilitasi oleh KPU Kab. Banjarnegara.
Pelantikan PPK dihadiri oleh Bupati Banjarnegara Drs. H. Djasri, ST MM, MT Kapolres Banjarnegara, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Banjarnegara, Ketua DPRD Wahyu Kristianto, Kepala SKPD, Camat Se Kab. Banjarnegara, Ketua dan Anggota KPU Kab. Banjarnegara, Sekretaris KPU beserta jajarannya, anggota PPK yang akan dilantik dan tamu undangan lainnya.
Bupati Banjarnegara dalam sambutannya menyatakan bahwa sebagai penyelenggara Pemilukada di tingkat kecamatan PPK harus berpedoman pada asas penyelenggara Pemilu yaitu mandiri, jujur, adil kepastian hukum, tertib penyelenggaraan pemilu, keterbukaan, proporsional, profesional, akuntabilitas, efisiensi dan efektifitas. “Mudah-mudahan Pemilukada yang rencananya akan dilakswww.mahardika.comanakan pada tanggal 24 Juli 2011 nanti dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib” tambahnya. (harmono)

Pertanian Memberi Kontribusi 37,5 persen, pda PDRB Banjarnegara

Pertanian Memberi Kontribusi 37,5 Persen  Pada PDRB Banjarnegara


BANJARNEGARA-Berdasarkan data statistik ,kontribusi produk Domestik regional bruto (PDRB) Banjarnegara dari sektor pertanian sebesar 37,5 persen, hal tersebut menunjukan bahwa pertanian masih merupakan primadona atau andalan bagi pertumbuhan perekonomian maupun pendapaan asli daerah disamping sektor-sektor lainnya.
“Sebagai mitra pemerintah peran HKTI sangat diharapkan dalam membantu pemerintah daerah unutk meningkatkan produksi dan produktifitas hasil pertanian dalam arti luas , harus kita akui para petani kita masih dalam posisi lemah atau belum memiliki nilai tawar,” kata Wakil Bupati Banjarnegara Drs. Soehadjo MM saat membuka Musyawarah kerja Himpunan Kerukunan Tani Indonesi (HKTI) Banjernegara sabtu (22/1) di Gedung korpri Banjarnegara.
“saya berharap HKTI  bisa memberikan kontribusi berupa pemikiran, ide,gagasan maupun saran-saran yang konstruktif, sehingga para petani memiliki bargaining aau nilai tawar terutama pada saat pasca panen, sehingga terjadi perubahan para petani  dari posisi obyek menjadi subyek,” lanjut Soehardjo
Soehardjo menambahkan diera globalisasi ini para konsumen lebih suka dengan produk pertanian yang ramah lingkungan, padahal sebagain besar petani di Indonesia khusunya di banjarnegara masih banyak ergantung pada pupuk atau obat-obatn yang mengandung unsure kimia dalam mengolah lahan, menanam, merawat maupun dalam memanen.
“Menjadi tugas bersama terutama para penyukuh pertanian dan HKTI unutkmemberikan bimbingan kepada petani tentang dampak dari penggunaan pupuk, obat-obatan yang mengandung unsur kimia, penggunaan pupuk kimia yeng berlebihan akan merusak lingkungan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama ketua HKTI Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo SH. M.Hum mengatakan  selama tahun 2010 berbagai kegiatan telah dilakukan oleh HKTI diantaranya penanaman 200 ribu pohon jabon bekerjasama dengan PT. Serayu Makmur Kayuindo serta penanaman pohon Albasia di berbagai Kecamatan bekerjasama dengan Kodim 0704 Banjarnegara.
“HKTI juga rutin mengadakan pertemuan pembinaan dan sosialisasi kepada kelompok tani di berbagai wilayah kecamatan,  belum lama ini HKTI juga telah memberikan pembinaan pembuatan pupuk organic di Desa Tlagawera Banjarnegara dan Kalibening,” Kata Sutedjo.
Terkait hasil Munas HKTI di Bali pertengan 2010 lalu, HKTI Banjarnegara juga telah memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada DPAC  HKTI di 20 kecamatan, terutama tentang peluang untuk memasarkan produk petanianya ke manca Negara, mengingat sebagai pengusaha sukses di mancanegara ketua HKTI pusat Prabowo Subianto siap memberikan solusi bagi petani dalam memasrkan hasil produksi pertaniannya.
“Untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas, HKTI Banjarnegara juga telah mengikuti musyawarah kerja HKTI di Wonogiri serta musyawarah pimpinan HKTI di DPD Jateng belum lama ini, HKTI Banjarnegara juga sering berkonsultasi ke DPD tentang konsolidasi organisasi HKTI,” tambah Sutedjo. (harmono)