Sabtu, 12 Maret 2011

Bersatu Membangun Banjarnegara: Intermezo

Bersatu Membangun Banjarnegara: Intermezo: "MENGAPA MEMILIH TEDJO-PENO Banyak orang kaget dan semula tidak percaya bahwa Kang Tedjo maju dalam Pemilukada Banjarnegara 2011 berpasangan..."Peno namun apa yang diluar perkiraan ternyata sekarang sudah menyatu untuk banjarnegara yang lebih baik

Jumat, 11 Maret 2011

Momentum Pendidikan Budaya Politik

Kondisi perpolitikan Banjarnegara beberapa bulan ke depan akan sangat menarik untuk diperhatikan. Beberapa daerah sudah siap melakukan “Democracy Party” dan panji-panji pemenangan pun sudah banyak berkibar, tetapi mungkin sedikit sekali para “kaum elite politik” yang menyadari bahwa hakekat Pilkada bukanlah merupakan ajang pertarungan untuk memperoleh kekuasaan semata.

Para kontestan seharusnya memahami Pilkada sebagai wadah aktualisasi pemikiran dan eksistensi kaum intelektual terhadap berbagai dinamika dan permasalahan daerah. Realitas yang terjadi hari ini justru para “elite politik” terjebak dalam pragmatisme berpikir dan berpolitik, maka wajarlah bila hari ini masyarakat menjadi apatis terhadap Pilkada.

Pemilihan kepala Daerah kabupaten/kota seharusnya merupakan sarana yang tepat bagi para politisi lokal dalam menciptakan sebuah pencitraan positif otonomi daerah kepada masyarakat. Sudah saatnya para politisi lokal melakukan rekonstruksi terhadap perpolitikan internalnya. Sebagai komunitas intelektual para elite politik memiliki tanggung jawab terhadap permasalahan besar masyarakat, terutama masyarakat miskin.

PILKADA juga harus mengedepankan tawaran-tawaran strategis dan terukur terhadap pencerdasan politik, kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan, serta berbagai permasalahan daerah. Keseluruhannya bukan hanya janji-janji manis saja tetapi harus rasional, sistematis dan memiliki indikator keberhasilan yang jelas serta jangka waktu yang riil. Iktikat baik tersebut haruslah dimulai dari para kontestan Pilkada yang siap melakukan kontrak politik yang terpublikasikan secara masif dan terikat pada punishment yang jelas.

Kepemimpinan daerah

Kepemimpinan merupakan hal yang relatif abstrak. Ia merupakan seni dan pola-pola sistematis yang terkadang sulit diukur konsistensi dan karakternya. Beberapa dari kita sering mengeneralisasi seorang pemimpin, misalnya, dengan mengatakan pemimpin ini otoriter, karismatis dan populis sedangkan pemimpin yang lain demokratis dan dapat menerima pendapat orang lain.

Pada dasarnya membagi tipe pemimpin bukanlah hal yang salah, tetapi menganggap seorang pemimpin hanyalah orang yang terbentuk dan bekerja dengan hanya satu pola kepemimpinan dan menghilangkan sisi kemanusiaannya yang secara fitrah dinamis, maka kita hanya melihat pemimpin di ruang hampa.

Seorang pemimpin juga merupakan manusia biasa, ia akan selalu mengambil kebijakan berdasarkan berbagai pertimbangan, baik pertimbangan kondisi masalah, situasi, dampak dari kebijakannya, aturan yang ada, hirarki kekuasaan dan sebagainya. Oleh karena itu adalah suatu hal yang logis jika pengukuran kelayakan seseorang ditempatkan sebagai pemimpin daerah tidak berdasarkan tampilan pribadi, gaya retorika, janji-janji manis, apalagi ketampanan fisik.

Seluruh penilaian kelayakan tersebut haruslah berorientasi kepada kepahaman akan kondisi daerah dan permasalahannya serta solusi yang efektif, tingkat intelektualitas, keberpihakan pada masyarakat miskin dan pinggiran yang keseluruhannya terdapat pada visi yang strategis dan solutif. Berbagai indikator kelayakan tersebut hanya dapat terwujud jika pemimpin daerah memiliki track record dan moralitas yang baik.

Manuver politik Murahan

Seharusnya para kontestan Pilkada menyadari bahwa ”pangsa pasar” yang mereka hadapi tidaklah sama dengan sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu. Saat ini kebanyakan masyarakat sudah memahami kondisi perpolitikan, mereka mempunyai daya kritis yang tinggi, oleh karena itu ”iklan kecap” pada dasarnya sangat tidak relevan.

Sebaliknya masyarakat juga harus menyadari bahwa keputusan mereka dalam memilih haruslah berdasarkan penilaian objektif terhadap kapabilitas personal dari para calon yang mereka usung, bukan berdasarkan kedekatan emosional, suku atau golongan.

Setelah sepuluh tahun otonomi daerah bergulir, ternyata tidak menumbuhkan perbaikan yang signifikan terhadap daerah, bahkan semakin hari semakin menjauh dari kemajuan dan kesejahteraan sosial yang didambakan masyarakat. Kondisi seperti ini tentunya tidak terlepas dari dinamika yang begitu kompleks di beberapa daerah, dari mulai perbedaan suku, agama dan keyakinan, organisasi dan pemikiran ditambah lagi dengan fanatisme kelompok yang tidak jarang dijadikan media suksesi para elite politik dalam memperoleh kekuasaan.

Realitas ini dapat terlihat jelas dengan begitu banyaknya para calon ”wakil rakyat” yang sibuk dengan simbol-simbol kedaerahan dan golongan ketika memasuki musim-musim kampanye. Kondisi di atas tentunya masih dianggap wajar bagi sebagian masyarakat, tetapi satu hal yang harus diperhatikan ialah dinamika yang begitu kompleks ini telah membawa para decision maker Indonesia pada konflik yang berkepanjangan dan tidak berujung, sehingga kebijakan-kebijakan yang lahir adalah kebijakan golongan yang berdiri di atas sentimen kesukuan, kepartaian, kedaerahan, kelompok dan ideologi. Tentunya realitas inilah yang telah membawa bangsa ini semakin hari semakin jauh dari kesejahteraan, yang ada hanyalah manuver-manuver politik yang berorientasi pada interest of community dengan mengatasnamakan rakyat.

Setiap kontestan Pilkada saat ini idealnya mencipakan political culture yang sehat, dengan tidak mengedepankan isu kepartaian, kesukuan, budaya dan golongan tetapi berpijak pada tawaran solusi yang logis dan terukur terhadap berbagai permasalahan yang ada di daerah.

Problem persoalan daerah

Berada di dalam sistim demokrasi diharapkan memberi kontribusi positif yang menyentuh langsung kepada masyarakat bawah. Sebuah harapan yang sangat wajar dari pandangan setiap orang pada demokrasi itu sendiri. Sebagai sebuah negara yang berorientasi pada walfare state sudah seharusnya pemerintah menjadi sarana dalam memberikan rasa aman, kemakmuran dan pemerataan pendidikan.

Masih banyaknya kebutuhan masyrakat yang belum dapat dipenuhi oleh pemerintah membuat siapapun yang menjadi kepala daerah nantinya akan berhadapan dengan berbagai permasalahan. Selain berbagai permasalahan pokok, seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, penerangan, air bersih dan murah, dan lain-lain, masih ada satu permasalahan yang menjadi permasalahan di banyak daerah, yaitu pengangguran,

Ketika kita ingin menilai permasalahan pengangguran secara solutif, maka terlebih dahulu harus melihat mereka sebagai sebuah kelompok manusia yang memiliki kebutuhan hidup yang sama dengan seluruh manusia. Oleh karena itu kita haruslah memperlakukan mereka sebagai manusia dan bagian dari bangsa ini yang mampu survive dalam menghadapi buruknya manajemen perekonomian daerah.

Mereka mengenal estetika dan mereka juga paham fungsi regulasi dan pranata sosial, tetapi mereka juga mempunyai kebutuhan pokok, pendidikan anak-anak mereka yang seharusnya dijamin oleh konstitusi, dan kesejahteraan hidup. Seluruh kebutuhan tersebut tentunya merupakan sebuah universal value yang tidak dapat dipisahkan dari dunia moderen hari ini.

Mungkin seharusnya pemerintah berpikir sedikit manusiawi. Berapa ribu orang yang telah mereka buat tidak makan, tidak ada ongkos pergi ke sekolah, dan tidak mampu membayar buku? dari penggangguran yang belum ada lapangan kerja yang menempung mereka hanya karena persoalan buruknya pelayanan pemerintah.

Sebuah pemandangan yang sangat miris jika kita melihat penganguran banyak anak jalanan tanpa ada kegiatan ekonomi yang menopang mereka. Tidak jarang kegiatan kejahatan yang hanya untuk mempertahankan hidup ini. Belum lagi ditambah dengan pungutan liar petugas dan juga preman intelektual yang terkadang sulit dibedakan, yang mana preman yang mana petugas. Persis seperti zaman kolonial atau bahkan jauh lebih kejam dari itu.

Terlepas dari semua permasalahan daerah yang ada, sudah menjadi sebuah konsekuensi logis dari sebuah perbaikan politik , hanya dapat tercipta jika proses berpolitik memiliki pola-pola konstruktif yang konsisten.

Keseluruhan harapan tersebut hanya akan dapat terwujud dari tangan-tangan yang sudah teruji integritas pribadinya, track record yang baik juga moralitas yang tinggi dan yang terpenting orientasi berfikir yang menjadikan masyarakat kecil sebagai pertimbangan utama dalam mengambil kebijakan.

( Harmono, SH : Penulis adalah Ketua Umum LSM KPPP Komando Peduli Pembangunan Pedesa/kotaan)

Macam-macam keris jaman majapahit yang sudah ratusan tahun, benda kuno lainnya ranjang tua cakraningrat prada emas asli jaman kimpow abad 15 M Kayu swanci dari china harga 100 juta, jam  tua, yang berminat menghubungi Harmono 085291637379

Jinggo Ship entertaiment

E:\yo ben\New Folder (5)\CameraBHHome.gifJINGGOSIP ENTERTAINMENTE:\yo ben\New Folder (5)\music.gif
JINGGOSIP ENTERTAINMENT
Dengan System Edit BUKAN Klas MASA PERTUMBUHAN
Dikarenakan menggunakan Program Video Editing Profesional dan Proposional, antara lain SONY VEGA’S, PINNECLE, AVID, ADOBE PRIMERE,  MAGIC dll.
Dan didukung dengan Audio Multy Delay System, sehingga memunculkan Audio model Home Thetre
 
Profesional Shooting dan Editing

Melayani Shooting IKLAN – PROFIL – ADVETORIAL – VIDEO KLIP - FILM
Sekretariat : Jl. Ki Jagapati No. 09 Kelurahan Krandegan – Banjarnegara
Telp. 0286 591 966 – 088 166 038 17 – 085 747 798 367 Email : jinggosip_entertaint@rocketmail.com
 

Nomor              : 03/JSE-AV/BNA /X/2011
Lamp.               :  --
H a l                 : Penawaran Dokumentasi Visual
1)       Penawaran Pembuatan Videoklip*
2)       Penawaran Pembuatan Profil*

Kepada Yth.
Bp/Ibu Pimpinan/Direktur/Manajer
………………………………………….
Di Banjarnegara

Dengan hormat,

Bersama ini diberitahukan bahwa kami dari Production House JINGGOSIP ENTERTAINMENT Banjarnegara bermaksud akan mengadakan syuting untuk lagu-lagu dangdut yang dikemas dalam format MPEG ( Disk VCD ) yang mengambil lokasi syuting di beberapa tempat ( ada pada lampiran ).

Adapun berkaitan dengan hal tersebut diatas, kami memandang bahwa acara ini termasuk salah satu moment yang cukup prospektif bagi kita, karena dalam pandangan kami bahwa Bp/Ibu adalah salah satu dari sekian tokoh sukses di Banjarnegara dalam menjalankan bidang bisnisnya yang luar biasa. Meski ini bagi Bp/Ibu dianggap suatu “anggaran yang tak terduga” akan tetapi dimata kami Bp/Ibu sangat arif dan penuh edukatif didalam menyikapi semua dinamika bisnis yang dijalani, diantaranya Bp/Ibu juga sangat komunikatif ketika kami menawarkan suatu jasa untuk dokumentasi visual ( iklan / sponsor / advertorial / profil ) yang ketentuannya ( ada pada lampiran ).

Sekiranya Bp/Ibu berkenan memperkenalkan bidang bisnisnya di production house kami, harga yang kami berikan sangatlah fleksible, karena kami menjunjung tinggi nilai keadilan dalam pelayanan dan pendapatan, dan nantinya akan kami tayangkan dalam satu format / videoklip ( keterangan dalam lampiran )

Demikian penawaran ini disampaikan, atas kesediaannya memenuhi tawaran kami disampaikan terima kasih banyak.
Banjarnegara, 20 Februari 2011
Jinggosip entertainment Banjarnegara
    Noer Cahyono                                                  Harmono, SH
                                                                     Pimpinan                                                       Sekretaris



E:\yo ben\New Folder (5)\music.gifJINGGOSIP ENTERTAINMENTE:\yo ben\New Folder (5)\CameraBHHome.gif
JINGGOSIP ENTERTAINMENT
Dengan System Edit BUKAN Klas MASA PERTUMBUHAN
Dikarenakan menggunakan Program Video Editing Profesional dan Proposional, antara lain SONY VEGA’S, PINNECLE, AVID, ADOBE PRIMERE,  MAGIC dll.
Dan didukung dengan Audio Multy Delay System, sehingga memunculkan Audio model Home Thetre
 
Profesional Shooting dan Editing

Melayani Shooting IKLAN – PROFIL – ADVETORIAL – VIDEO KLIP - FILM
Sekretariat : Jl. Ki Jagapati No. 09 Kelurahan Krandegan – Banjarnegara
Telp. 0286 591 966 – 088 166 038 17 – 085 747 798 367 Email : jinggosip_entertaint@rocketmail.com
 

KETERANGAN BERPUBLIKASI
A.      Jelas Lebih Asyik !Jenis Publikasi              : Iklan / Profil * ( coret salah satu )
B.      Model Publikasi : Beri tanda ‘X’ salah satu dibawah ini
a)       Running Text ( tulisan berjalan )
b)       Menampakkan Logo / foto
c)       Menjadikan tempat sebagai lokasi syuting

Ø      Nama / Top Leader        : ……………………………………………………………..
Ø      Bidang Bisnis                : ……………………………………………………………..
Ø      Alamat / Office              : ……………………………………………………………..
Ø      No. Telp.                       : ……………………………………………………………..

Saya menyatakan setuju untuk turut berpartisipasi dalam bentuk publikasi visual yang dikemas dalam bentuk “RUNNING TEXT, MENAMPILKAN LOGO / PHOTO, MENJADIKAN TEMPAT SEBAGAI LOKASI SYUTING” ( Coret salah satu )

Adapun pembiayaannya adalah sebagai berikut :

1)       Running Text                       : Rp.    250.000.00 untuk 1 x tayang x 10 judul lagu
2)       Menampilkan Logo/photo      : Rp.    500.000,00 untuk 1 x tayang x 10 judul lagu
3)       Lokasi Syuting*                   : Rp. 2.100.000,00 untuk 3 judul lagu penuh ( Tanpa iklan lain )
4)       Ikut Nyanyi saat syuting       : Rp.   200.000,00 per lagu
Terbilang : …………………………………………………………………………………………………

Demikian bentuk partisipasi kami, semoga tetap terjalin hubungan yang komunikatif, adaptif dan edukatif demi kemajuan bersama.
Banjarnegara, ………………….2011
Pemesan/Klien/Top Leader                                  JINGGOSIP ENTERTAINMENT Banjarnegara
                                                                                                    Yang menerima


……………………..                                                                      ……………………..
……………………..                                                                      Manager Marketing     


E:\yo ben\New Folder (5)\music.gifJINGGOSIP ENTERTAINMENTE:\yo ben\New Folder (5)\CameraBHHome.gif
JINGGOSIP ENTERTAINMENT
Dengan System Edit BUKAN Klas MASA PERTUMBUHAN
Dikarenakan menggunakan Program Video Editing Profesional dan Proposional, antara lain SONY VEGA’S, PINNECLE, AVID, ADOBE PRIMERE,  MAGIC dll.
Dan didukung dengan Audio Multy Delay System, sehingga memunculkan Audio model Home Thetre
 
Profesional Shooting dan Editing

Melayani Shooting IKLAN – PROFIL – ADVETORIAL – VIDEO KLIP - FILM
Sekretariat : Jl. Ki Jagapati No. 09 Kelurahan Krandegan – Banjarnegara
Telp. 0286 591 966 – 088 166 038 17 – 085 747 798 367 Email : jinggosip_entertaint@rocketmail.com

DAFTAR HARGA PEMBUATAN DOKUMENTASI
No
Jenis Dokumentasi
Harga Satuan
Keterangan A
Keterangan B

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Video Klip
Video Klip
Video Klip
Profil
Profil*
Penggandaan
Penggandaan

Rp.    200.000,00
Rp. 3.000.000,00
Rp. 5.000.000,00
Rp. 3.000.000,00
Rp. 5.000.000,00
Rp.      20.000,00
Rp.      10.000,00

Perjudul/perlagu
Satu album
Satu Album
20 menit
50 menit
Perkeping
Perkeping

Harga eceran
Sepaket / Peroorangan
Sepaket / Kelembagaan
Perorangan
Kelembagaan
Eksklusif
Ekonomis

Penjelasan :
1)       Harga bersifat kompetitif dan bisa berubah tergantung kesepakatan
2)       Syuting dikerjakan dalam 1 (satu) waktu / menyesuaikan cuaca dan kesepakatan
3)       Audio Video dikemas dalam format MPEG / VCD ( kepingan disk )
4)       Audio menggunakan teknologi Multy Delay System dari Software Sony Vegas Digital Sound
5)       Video / gambar menggunakan system PAL / NTSC dari software Sony Vegas, Adobe Primer, Pinnacle, Cyberlink Power Director dan Adobe Audition, tergantung tingkat kerumitan proses editing
6)       Musik dari karaoke maupun live, tergantung kesepakatan
7)       JINGGOSIP ENTERTAINMENT pro aktif dengan Pemkab. Banjarnegara khususnya Dinas Pariwisata sebagai bentuk kepedulian dalam turut serta mendukung program pemerintah, dalam bentuk syuting dikerjakan ditempat wisata dan atau dilokasi yang memiliki nuansa indah / bersejarah
8)       JINGGOSIP ENTERTAINMENT memiliki prestasi kerja dengan dibuktikannya kepemilikan dokumentasi saat syuting Seremonial di hotel Telomoyo Semarang, Balai Kota Solo, Hotel Rosanda Baturaden, PD BKK Pringsurat Temanggung, HARPI Banjarnegara, Dewi Yull In Conser, Mode Show Semarang, Dasyatnya Lahar Merapi Magelang dll.
9)       Kita menjadi Mitra yang komunikatif dan edukatif.


                                                           Banjarnegara, 25 Februari 2011
    Jinggosip Entertainment Banjarnegara



Noer Cahyono                                                        Harmono
                                        Pimpinan                                                            Sekretaris

Menjadi Jurnalis Handal


 Oleh Harmono, SH
Menjadi wartawan handal adalah sebuah cita-cita dan idealisme yang sangat layak diraih pada saat ini terutama kaum muda. Profesi Jurnalis adalah sebuah pekerjaan yang sangat menantang , komplek, bergengsi, penuh resiko dan bahaya, merangsang bergairah sekaligus menebar semangat kecerdasan, profesionalisme, pengetahuan dan integritas tinggi.
Sejak era reformasi dimulai, dunia pers menjajikan pekerjaan jurnalistik yang menantang kepada generasi muda yang terampil dan ulet. Banyak penerbit bulletin, majalah, tabloid atau Koran harian, maka banyak tenaga jurnalis dibutuhkan. Keterampilan jurnalistik harus terasah dan diasah sehingga menjadi wartawan yang professional, wartawan yang punya wawasan, wartawan yang punya kepribadian dan wartawan yang punya keahlian. Wartawan atau sering diseput kuli tinta, kuli disket atau flesh dish, harus menyadari perannnya dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan mengacaukan bangsa, bukan mengamankan pengacau bangsa, bukan membiarkan carut marit ketakberaturan penyelenggaraan Negara.
Era reformasi ini banyak penerbit karya jurnalisitik yang bersiupp, atau hanya berpayung UU Pers. Fred S Siebert –Thiodore Peterson dan Wilbur Schramm pernah mengatakan empat teori pers dunia. Pertama, teori pers libertarian yang tujuan utamanya adalah mendukung dan memajukan kebijakan pemerintah yang berkuasa dan mengabdi kepada Negara dengan pencitraan. Kedua, teori pers yang tujuan utamanya adalah memberikan informasi, menghibur, dan berjualan, tetapi terutama untuk membantu menemukan kebenaran dan mengawasi pemerintah. Ketiga, teori pers tanggung jawab sosial (social responsibility) yang bertujuan adalah memberikan informasi, menghibur dan berjualan tetapi terutama mengangkat konflik sampai ketingkatan yang ke  empat teori pers  soviet-komunis yang bertujuan untuk memberikan sumbangsih terhadap keberhasilandan keberlanjutan system sosialis Soviet dan terutama kediktatoran partai.
Jadi para jurnalis Indonesia sebaiknya menyadari perannya itu secara benar. Apakah wartawan Indonesia akan menghancurkan negara ini, apakah wartawan indonesia akan mengadu domba Bangsa ini. Apakah wartawan indonesia akan memajukan negara ini jawabnya tentu terpulang dari wartawan profesional itu sendiri menjadikan handal. 

Kamis, 10 Maret 2011

Barang Antik Nan Kuno hadir di SIni

ada barang Ranjang kuno berabad-abad, keris sampai barang antik lainnya untuk pemesanan hubungi Harmono 085291637379