Selasa, 15 Maret 2011

Kunikmati Tubuh tetanggaku

Yang Tak Kusangka
Mei 8th, 2007
Aku punya seorang tetangga yang tinggal di seberang rumah. Namanya Ana, dan kupanggil Ci Ana, karena ia seorang wanita keturunan Chinese. Sebenarnya aku tidak suka pada gaya dan cara hidupnya yang menurutku ‘ngegampangin’ apa-apa. Ia suka memandang ringan pada semua hal. Termasuk hubungan dengan tetangga sekitarnya. Ci Ana ini sudah menikah dan punya anak satu, Rachel namanya.
Wanita tetanggaku ini memang orang yang bertipe mudah bergaul dan ia gampang akrab dengan siapa saja, termasuk dengan isteriku, Rini. Kadang aku muak bila Ci Ana ini sering memanggil orang dari kejauhan seperti memanggil seekor anjing. Tapi tidak apalah, pikirku, mungkin udah jadi kebiasaannya. Kalo denganku, aku sengaja tidak mau akrab. Entah kenapa. Mungkin karena aku tidak mau bergaul dengan sembarang orang atau karena memang aku tidak suka dengan tetanggaku yang tergolong baru pindah sekitar dua bulan yang lalu itu.
Sekitar seminggu yang lalu, saat hendak berangkat ke kantor aku tanpa sengaja menengadah dan memperhatikan seseorang berjalan mendekati isteriku yang akan naik mobil kami. Kebetulan saat itu aku sudah ada dalam mobil dan hendak menginjak pedal gas. Ternyata si Ci Ana. Kebetulan ia hendak pergi ke arah yang berlawanan. Waktu lewat, kulihat ia mengenakan kaos hadiah dari produk cat “CATYLAC” dengan tulisan merah dan kaosnya itu amat tipis dengan warna dasar putih. Wah.. Buah dadanya itu lho. Tidak kusangka ia punya payudara yang besar. Kayaknya lebih besar dari punya isteriku.
Sepanjang perjalanan ke kantor, badanku terasa panas dingin memikirkan payudaranya itu. Oh.. andaikata aku punya kesempatan.. aku ingin tidur dengannya.. atau paling tidak kalo dia tidak mau, aku akan memaksanya. Aku ingin menikmati payudaranya. Orangnya memang cantik, tinggi dan putih. Walau berkacamata, dapat kulihat wanita itu kelihatannya memiliki gairah seks yang tinggi. Entah hanya khayalanku saja atau memang demikian adanya. Rupanya kesempatan itu akhirnya datang juga.
Dua hari yang lalu, saat lingkungan tempat tinggal kami sedang sepi, terjadilah hal yang tidak kusangka-sangka. Saat aku pulang beristirahat pada sekitar pukul dua belas, seseorang wanita memanggilku. Waktu itu aku hendak menutup dan mengunci pintu pagar.
“Win..! Sini bentar, Win.”
Ternyata Ci Ana. Kudekati dia di pintu pagar rumahnya lalu aku bertanya padanya dengan hati dag-dig-dug tak karuan.
“Ada apa Ci?”
Sambil membuka pintu pagar ia menjawab, “Masuklah dulu.. ada sesuatu yang hendak aku bicarakan..”
Tanpa bertanya lebih lanjut, aku mengikutinya masuk ke dalam rumah (tentunya setelah pagar itu aku tutup dan kunci). Di ruang tamu, aku kemudian duduk dengan perasaan deg-degan. Sementara ia berjalan masuk ke kamarnya. Beberapa menit kemudian ia muncul dengan membawa sebuah kotak berukuran sedang.
“Aku mau tanya ini, Win.. kamu ‘kan pintar bahasa Inggris. Terjemahin ya, untuk aku. Kotak ini isinya kamu lihat sendiri aja deh..” ujarnya dengan wajah bersemu merah. Entah kenapa.
Kuraih kotak dan kertas yang berisi petunjuk tentang cara pemakaian benda di dalamnya. Kotaknya memang masih terbungkus rapih. Saat kubuka bungkusnya, aku kaget bukan kepalang. Tidak pikir benda apa, eh tidak tahunya itu alat kelamin pria alias penis palsu terbuat dari semacam plastik yang dapat digerakkan sesuai dengan kemauan pemakainya. Alat itu harus menggunakan arus listrik. Setelah kubaca petunjuknya, lalu kujelaskan pada Ci Ana.
“Ci.. daripada Cici pakai alat ini, mendingan pake yang aslinya aja gimana.. Maaf, Ko Teddy (nama suaminya) ‘kan pasti mau tiap malam..” jawabku sambil memandangnya.
“Wah, Win.. dia jangan diharapin deh.. pulang malam terus.. Datang-datang pengennya tidur aja.. jadi gimana mau melakukan hubungan intim, Win.. sementara wanita kayak aku ‘kan butuh dicukupin juga dong kebutuhan biologisnya..” jawabnya enteng namun wajahnya masih terlihat bersemu merah. Ia pun tertunduk setelah itu.
“Gimana kalo.. aku aja yang mencoba memuaskan Ci Ana..?” tanyaku tiba-tiba.
Aku tidak percaya dengan suaraku sendiri. Beraninya aku berkata begitu pada wanita tetangga yang sudah bersuami. Bisa repot nih jadinya.
“Apa kamu bilang? Enak aja kamu ngomong. Emang kamu mau dilemparin tetangga lain. Berselingkuh seperti itu nggak boleh tahu..!” jawab Ci Ana dengan nada tinggi.
Baru sekarang aku melihatnya benar-benar marah. Menyesal juga jadinya. Beberapa lama kami pun berdiam diri. Lalu Ci Ana bangkit dari duduknya dan sepertinya ia hendak mengambilkan minum untukku.
“Nggak usah repot-repot, Ci.. Sebentar lagi juga aku pulang..” ujarku mencoba merebut kembali hatinya.
Tidak kusangka ia malah membalas, “Ngaco.. siapa yang mau ngambilin minum buat kamu.. aku mau minum sendiri kok.. Udah sana, pulang aja. Dan terima kasih udah terjemahin petunjuk alat itu..” jawabnya masih dengan nada ketus.
Aku pun bangkit dari dudukku. Namun saat aku hendak berjalan keluar, tiba-tiba muncul ide jahatku.
Dengan berjalan berjingkat-jingkat, kuikuti ke arah mana si Ci Ana berjalan. Rupanya ia menuju kamar tidurnya. Kebetulan jalan menuju pintu kamar, dibatasi oleh korden. Aku pun bersembunyi dibalik korden itu. Untunglah ia tidak menutup pintu kamar itu sama sekali. Kulihat ia membelakangiku, lalu pelan-pelan menarik kaos ketatnya ke atas dan menurunkan celana panjangnya. Rupanya ia mau mandi.
Lalu perlahan-lahan kudekati pintu kamar itu. Ci Ana mulai membuka BH dan celana dalamnya yang berwarna krem. Kemudian ia meraih jubah mandinya yang tergeletak di tempat tidur. Sebelum ia sempat menutupi tubuhnya yang telanjang, aku segera berlari dan menubruknya. Buk..! Ia terjatuh dengan keras ke tempat tidurnya yang besar.
“Aduh..! Lepaskan..! Win.., kok kamu belum pulang, hah..? Mau apa kamu..?” ujarnya kaget setengah mati.
“Aku mau buktikan bahwa alat punyaku lebih hebat dari penis buatan itu, Ci..” jawabku dengan tegas.
“Nggak.. nggak mau.. nanti kalo suamiku pulang gimana..?” tanyanya lagi dengan nada ketus.
Karena sudah berada di atas tubuhnya yang telanjang, tanpa buang waktu lagi, aku mengangkangkan kakinya, dan terlihatlah lubang vaginanya yang berwarna merah muda. Dengan cepat kumasukkan jari tengahku ke dalamnya. Ci Ana perlahan-lahan mengendurkan perlawanannya. Dari tadi ia terus mendorongku supaya aku segera terjatuh dari tempat tidur. Kepalanya mulai bergerak ke sana kemari. Aku langsung mengincar buah dadanya yang besar dan padat. Putingnya kuhisap dan kujilat. Kanan dan kiri.. kanan dan kiri.
Suara tanda ia mulai terangsang mulai terdengar.
“Ah.. ah.. ah..” erangnya.
“Masukkan sekarang Win.. aku sudah tidak tahan lagi.” ujarnya di tengah-tengah kenikmatan yang ia alami.
“Tapi kontolku belum tegang, Ci.. dihisap, ya..!” ujarku sambil menyodorkan senjataku ke mulutnya.
Kebetulan mulutnya sedang terbuka. Kaget juga jadinya dia. Aku memaju mundurkan batang kemaluanku ke dalam mulutnya. Luar biasa hisapan mulutnya. Walaupun punyaku jadi basah, namun senjata andalanku itu langsung mengeras. Segera kutarik dari mulutnya. Sebenarnya, Ci Ana tidak rela melepaskan senjataku dari hisapan mulutnya. Ia mungkin ingin terus mengulumnya sampai air maniku muncrat ke dalam mulut dan kerongkongannya.
Beberapa menit kemudian, aku menyibak rambut kemaluannya yang tebal serta hitam. Bibir kemaluannya kusingkap dengan perlahan. Setelah mengetahui persis letak lubang senggamanya, kuarahkan penisku ke sana, dan dengan sekali hujaman, amblaslah penisku ke lubang surga dunia itu. Aku terus menghujamkan senjataku. Maju-mundur-maju-mundur.., bless.. ceplak.. cepluk.. memang lain rasanya bila bersetubuh dengan wanita yang sudah pernah melahirkan. Sepertinya penisku tidak menghadapi halangan berarti. Sementara Ci Ana mulai bereaksi dengan menggerakkan pantatnya secara memutar. Senjataku seperti dikocok-kocoknya dalam vaginanya.
Sudah lima belas menit, namun pertarungan birahi kami belum juga usai. Kami pun kemudian berganti posisi. Ci Ana sekarang dengan posisi menungging. Aku bersiap menusuknya dari belakang. Kuarahkan senjataku ke mulut kemaluannya sekali lagi. Sementara tangan kanannya membuka mulut vaginanya dengan lebar. Bless.. bless.. bles.., penisku masuk dengan lancar dan pasti. Tangan kananku meraih pinggangnya, sementara tangan kiriku memain-mainkan payudara kirinya. Tampak kepalanya menengadah setiap kali tusukanku kuulangi. Tiba-tiba ia menjerit sambil kedua tangannya memegang kepala ranjang dengan kuat.
“Ah.. ah.. ah.. ah..!” rupanya ia orgasme, namun aku belum juga mencapai puncak. Memang aku lumayan perkasa kali ini.
Beberapa menit berlalu.
Ci Ana akhirnya bilang, “Win, kamu tiduran sok.. aku yang aktif sekarang.. biar sama-sama dong orgasmenya.”
Setelah aku berbaring, ia meraih penisku yang amat keras dan tegak dan dihisapnya sambil jongkok di sebelah kananku. Ia juga menjilat dan mengulum batanganku. Duh.. duh.. duh.. seperti melayang di awan-awan aku dibuatnya.
“Wah, sebentar lagi kalau kuteruskan bisa-bisa aku nyemprotin mani di mulutnya nih.” pikirku.
Lalu buru-buru aku menyuruhnya duduk di atas penisku. Ia pun memegang penisku dan dengan pelan-pelan duduk di atasnya sambil mengarahkan ke bibir vaginanya. Dan.. bles.. jeb.. bless.. jeb! Kulihat penisku seperti tenggelam dalam vaginanya. Aku hanya dapat merem melek jadinya. Ci Ana terus saja bergerak ke sana kemari. Naik-turun, kanan-kiri dan setelah beberapa saat ia melakukannya, aku merasakan ada sesuatu yang akan meledak dalam tubuhku. Segera saja aku bangkit sambil memeluk tubuhnya yang masih ada di atas selangkanganku.
“Ah.. ah.. ah.. ah.. crot..! Crot! Crot! Crot..! Crot..!” sebanyak sembilan kali semprotan maniku masuk ke dalam vaginanya.
Sesudah itu kami tiduran karena kelelahan. Ci Ana masih memeluk tubuhku.
“Win, aku sebenarnya sudah lama ingin berhubungan intim denganmu.. aku tahu kau punya senjata yang hebat. Jauh lebih hebat dari suamiku yang loyo. Cuma aku belum mendapatkan kesempatan untuk itu. Makanya aku pancing kau dengan alat penis buatan itu. Jadi jangan marah ya. Tadi aku bersuara ketus seolah-olah menolak kamu hanya permainan saja. Aku mau tahu seberapa tahan kamu melihat tubuh wanita sepertiku. Makanya aku tadi tidak menutup pintu kamar. Karena kutahu pasti kamu belum pulang dan kamu tidak akan pulang sebelum kamu bisa menaklukkanku..” ujarnya tiba-tiba sambil tangannya membelai pelan penis kebanggaanku yang sudah mulai mengecil.
Tidak kusangka ia mengatakan itu. Memang benar dugaanku. Ternyata Ci Ana memang hiperseks. Ia mau dengan siapa saja dan kapan saja memuaskan hasrat seksnya yang menggebu-gebu. Duh gusti, enaknya punya tetangga seperti dia. Oh ya pembaca, bagi Anda yang berjenis kelamin wanita, baik itu ibu-ibu maupun gadis muda alias ABG yang suka nge-sex dan ingin mencoba penis andalanku, silakan menghubungi saya.

Senin, 14 Maret 2011

PNPM Banjarnegara:


Integrasi PNPM –MP dalam Musrengbang

BANJARNEGARA-Rencana pelaksanaan integrasi program perencanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat–Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) akan memberikan peluang bagi terbentuknya pola relasi baru antara pemerintah dan masyarakat dalam kerangka pembangunan daerah. Pola baru itu adalah kebijakan pembangunan partisipatif yang tidak lagi top down namun secara berangsur menuju pada kondisi ideal.
 Secara implisit, rencana pengintegrasian program tersebut telah memberikan pengakuan terhadap keberhasilan model perencanaan yang dilakukan oleh PNPM-MP selama ini, sehingga bersama dengan program-program yang lain, PNPM-MP telah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah. Demikian dikatakan Oleh Kepla KPMD Kabupaten Banjarnegara Drs Suroso Ketua Penanggungjawab Operasional PNPM Kabupaten melalui Izack Danice Aloys TIM Koordinasi PNPM MP Sabtu (15/1) kemarin.
” Tidak bisa dipungkiri bahwa aplikasi pemberdayaan dalam setiap tahapan pada PNPM-MP telah banyak diterima di kalangan masyarakat maupun pemerintah, terutama pemerintah desa dan kecamatan sebagai pusat kegiatan PNPM-MP,” ucapnya kemarin.
Paradigma baru yang dibawa oleh PNPM-MP berupa pembangunan partisipatif telah memposisikan masyarakat sebagai pelaku utama dan terlibat langsung dalam penyelenggaraan urusan publik, diantaranya ikut mengambil keputusan, ikut melaksanakan dan ikut memonitor hasil-hasil pembangunan. “ SE Dirjen PMD dikuatkan dengan surat edaran bupati, dipersiapkan 2011  PNPM yang tidak direncanakan harus mengikuti UU Perencanaan pembangunan UU no 25/2004, utuk ikut dalam perencanaan reguler musrengbangdes,” ucapnya lagi
Disamping menumbuhkan harapan sebagaimana diuaraikan di atas, rencana integrasi program ini memunculkan tantangan, yaitu adalah adanya garansi yang dapat menjamin konsistensi pelaksanaan hasil-hasil perencanaan yang terintegrasi dalam musrenbang. Bagi desa yang menunggak PNPMnya akan ada sangsi lokal tidak diberikan perguliran dana, sesuai dengan ketentuan yang ada. ”Dengan mengedepankan kebijakan tersebut maka pengintegrasian dapat dilaksanakan sebagai suatu sistem baku Pembangunan Partisipatif di Indonesia, pelaksanaan perencanaan reguler musrengbang 2010 percepatan 2011, untuk tahun ini PNPM dari BLM sebesar Rp 46. 6 M, pendapingan APBD sebanyak Rp 9,6 M,” pungkasnya (Hrm)

Tsunami Jepang, 50 Dosen Unhas Aman

Makassar - Sebanyak 50 dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tengah menimba ilmu di Jepang. Mereka dipastikan aman dari bencana gempa bumi dan tsunami yang menggulung pantai timur Jepang.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas Unhas Dahlan Abubakar saat dihubungi detikcom, Selasa (15/3/2011). Dahlan menyebutkan, seluruh dosen Unhas yang kini mengambil program doktoral antara lain Kedokteran dan Ilmu Pertanian, selamat karena lokasi kampusnya jauh dari pusat tsunami.
"Tidak lama setelah tsunami, kami memang kehilangan kontak dengan mereka. Tapi saat ini sudah nyambung komunikasinya, semuanya dipastikan selamat," kata Dahlan.
Hingga saat ini, lanjut Dahlan, belum ada rencana pengevakuasian seluruh dosen Unhas yang tengah menunaikan tugas belajar di Negeri Matahari Terbit ini. Masalah kebocoran dan radiasi nuklir tentu juga jadi ancaman terhadap keselamatan mereka.
"Tergantung dari koordinator dan pihak kampusnya, apakah mereka mau pulang atau tidak. Sejauh ini posisi mereka masih aman-aman saja," tutur dosen Ilmu Budaya Unhas ini.
Berikut ini daftar sebaran dosen Unhas di berbagai universitas di Jepang:
-Kyushu University (14 orang)
-Chiba University (3 orang)
-Oita University (1 orang)
-Osaka University (4 orang)
-Hiroshima University (1 orang)
-Nagoya University (1 orang)
-Saga University (2 orang)
-Tsukuba University (1 orang)
-Tohoku University (2 orang)
-Ehime University (4 orang)
-Toyohashi University (3 orang)
-Kyoto University (2 orang)
-Tokyo University (1 orang)
-Akita University (2 orang)
-Kumamoto University (2 orang)
-Kobe University (1 orang)
-Kagoshima University (1 orang)
-Keio University (1 orang)
-Toyama Univesity (1 orang)
-Hokkaido University (1 orang)
-Miyazaki University (1 orang)
-Ryukoku University (1 orang).
(detik.com)

Banjarnegaraku:


Predikat Kabupaten Vokasi di Pertanyakan
BANJARNEGARA- Kabupaten dawet ayu sudah ditetapkan sebagai daerah Volkasi oleh Propinsi Jawa Tengah Agustus kemarin, membuat sebagian masyarakat mempertanyakan status tersebut.
 Menurut Kepala Dindikpora Kabupaten Bajarnegara Wiwit Winarso S kepada radarmas mengemukakan belum lama ini, dalam membenahi predikat vokasi dengan meningkatkan ketrampilan skill di, SMK sebagai sekolah pendidikan ketrampilan menjadi perhatian serius. Sudah terbukti anak SMK walaupun belum, “sepenuhnya sebagian besar sudah direkrut ke dunia kerja yang difasilitasi oleh BKK (Bursa Khusus Kerja -red), sedangkan untuk anak produktif yang tidak sekolah belum optimal,” ucapnya.
 Ditempat lain Aktifis LSM Pemerhati Pendidikan Widi Kartika yang rumahnya berlokasi di SMK yang sudah menerapkan sistem SBI, ini menyayangkan sikap Sekolah yang tidak mengindahkan ruh pendidikan. “Sekolah SMK tidak ada bedanya dengan MAN/SMA, tidak ada ruhnya pendidikan, setelah lulus hanya dibayar sebagai kuli dengan bayaran murah, BKK hanya sebagai proyek sekolah, tidak bisa menjawab tantangan,”tuturnya Senin (10/1) kemarin.
 Bursa Khusus kerja hanya untuk menempatkan kerja saja, namun tidak bisa menjawab tantangan jaman. Seperti disini ada jurusan manajemen pemasaran semestinya sekolah dilibatkan untuk mengunakan praktek.” Sekolah dapat menjadi fasilitas pemasaran, dari produk-produk lokal masyarakat, agar supaya diterima pangsa pasar, sekolah depan saya secara tidak langsung lingkungan yang membikin ijin menjadi status SBI, jadi jangan ditinggalkan ruhnya,” tambahnya.
 Sementara itu Mardan mantan anggota DPRD Banjarnegara dari Fraksi Golkar mengatakan predikat kabupaten vokasi hanya mengejar prestis, gelegar, cover. Namun pada kenyataannya nol besar. ” Pendidikan formal dan non formal sekarang sedang berkembang kearah teutastik, teori muluk-muluk namun aplikasinya tidak ada, mengejar prestis, bukan prestasi senyatanya,” tegasnya (hrm)  

   

Pria kelahiran 1980 keatas reproduksi sperma makin menurun

Turku, Finlandia, Produksi sel sperma para pria makin berkurang dari masa ke masa, diduga akibat peningkatan polusi yang mencemari makanan dan lingkungan. Dampaknya tidak hanya mengurangi kesuburan, tapi juga meningkatkan risiko kanker pada pria.
Penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Turku di Finlandia menunjukkan, jumlah sel sperma pria mulai berkurang sejak akhir dekade 1970-an. Hanya dalam 10 tahun, jumlah sperma rata-rata yang diproduksi para pria mengalami penurunan sekitar 30 persen.
Penelitian yang dilakukan di Finlandia itu mencatat, jumlah sperma yang dihasilkan pria kelahiran tahun 1979-1981 masih sekitar 227 juta/ml. Pria kelahiran tahun 1982-1983 menghasilkan sperma 202 juta/ml, sementara yang lahir di atas tahun 1983 hanya menghasilkan 165 juta/ml.
Meski hanya dilakukan di Finlandia, hasil penelitian ini diyakini bisa menjadi indikator kesuburan pria di seluruh dunia. Pasalnya selama ini pria Finlandia dianggap paling 'jantan' dari sisi kesuburan, karena produksi spermanya rata-rata lebih banyak dibanding pria lain di dunia.
Selain mengamati produksi sperma yang makin sedikit, para peneliti juga melihat risiko kanker pada pria yang cenderung meningkat. Dibandingkan pada kelompok pria yang lahir di era 1950-an, kanker testis lebih banyak menyerang pria-pria yang lahir setelah tahun 1980-an.
Para ahli menduga, kedua hal ini disebabkan oleh polusi yang mencemari makanan dan lingkungan. Pencemaran yang terus meningkat dari masa ke masa memicu gangguan pada pertumbuhan janin laki-laki ketika masih berada dalam kandungan, khususnya yang terkait dengan sistem reproduksi.
"Berkurangnya produksi sperma dan meningkatnya risiko kanker testis terjadi bersamaan, sehingga diduga penyebabnya adalah pencemaran yang sebenarnya bisa dicegah," tulis Prof Jorma Toppari yang memimpin penelitian tersebut, seperti dikutip dari BBC, Senin (7/3/2011).
Prof Toppari menyarankan untuk menindaklanjuti temuan dengan studi investigatif untuk mengidentifikasi polutan apa saja yang memicu perubahan tersebut. Kelak jika sudah dipastikan penyebabnya, produksi sperma bisa dijaga agar tidak terus berkurang pada generasi berikutnya.
(BBC)

Enjakulasi yang mematikan

Jakarta, Kasus kematian mendadak saat menikmati orgasme seksual banyak terjadi. Beberapa pria diketahui langsung tewas setelah mengalami ejakulasi. Apa penyebabnya? Kematian mendadak (sudden death) dipicu oleh banyak sebab, salah satunya adalah peningkatan tekanan darah yang tidak bisa ditoleransi jantung. Orgasme seksual bisa memacu denyut nadi yang membuat tekanan darah naik dan meningkatkan risiko serangan jantung. Sejarah mencatat beberapa tokoh besar yang tewas ketika bercinta, misalnya raja terakhir Bangsa Hun di Eropa. Raja yang disegani oleh bangsa-bangsa lain pada masa itu tewas pada abad ke-5 bukan karena berperang melainkan justru saat bercinta dengan permaisurinya. Kematian mendadak saat menikmati orgasme seksual juga bisa disebabkan karena sesak napas. Kematian aktor laga David Carradine di Thailand pada tahun 2009 juga disebabkan oleh sesak napas karena tercekik ketika sedang menikmati masturbasi.Diyakini David mengalami autoerotic asphyxiation, yakni penyimpangan seksual yang membuatnya hanya bisa menikmati orgasme jika aliran darah ke otak dihambat. Caranya seperti yang ia lakukan di saat-saat terakhir, yakni melilitkan dasi di leher sehingga tidak bisa bernapas.
Lantas bagi yang tidak punya masalah jantung dan penyimpangan seks, apakah ejakulasi itu sendiri bisa menyebabkan kematian?
Pada manusia mungkin tidak, tapi beberapa spesies binatang menjadi lebih cepat mati jika terlalu sering mengalami ejakulasi. Salah satunya adalah cacing, seperti yang dibuktikan oleh Dr Wyne Van Voorhies dari University of Arizona dalam penelitiannya pada tahun 1992. Cacing jantan yang jarang ejakulasi bisa hidup hingga 14 hari. Sementara seperti dikutip dari zeenews, Senin (14/3/2011), cacing jantan yang sering ejakulasi untuk membuahi betina sehingga lebih sering memproduksi sperma hanya hidup rata-rata 8,1 hari, atau sekitar 50 persen lebih pendek usianya. Diduga hal ini disebabkan oleh by product atau hasil sampingan dari proses produksi sperma di dalam tubuh. Enzim-enzim serta hormon yang terlibat membentuk senyawa toksik yang membuat umur cacing jantan menjadi lebih pendek ketika sering ejakulasi. Van Voorhies memang tidak menyimpulkan bahwa hal yang sama juga dialami oleh manusia, khususnya pria. Namun karena cacing memiliki kesamaan karakteristik genetik dan komposisi biokimia dengan mamalia termasuk manusia, ia menduga hal yang sama juga terjadi pada pria. Hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut untuk membuktikan dugaan Van Voorhies. Yang jelas cacing jantan bukan satu-satunya spesies yang cepat mati karena ejakulasi, sebab ikan salmon jantan juga mati setelah melakukan sekali pemijahan pada salmon betina.(detik healt)

Pilkada, Waspada:

Waspada Broker Pilkada

Meski, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bagi Kabupaten Banjarnegara bakal digelar 24 Juli 2011. gaungnya mulai dirasakan. Hal itu datang dari Bakal Calon (Bacalon) mulai mendekati berbagai pimpinan masyarakat, parpol hingga pemuda, disertai kehadiran orang asing. Sampai hari ini para calon sudah mulai berani muncul terang-terangan, tetapi masih menunggu rekomendasi dari partai yang didaftar untuk mengusung mereka. Para brokerpun  masuk ke seluruh lapisan masyarakat untuk mengetahui tokoh yang akan maju dan dikenal masyarakat. Penulis menyakini orang asing atau broker  itu tidak lain para broker dan penyandang dana Bacalon, sebab wajah mereka tergolong baru terlihat. Beberapa sumber terdekat dari Bacalon yang ada mereka berasal dari luar daerah Banjarnegara. Atas kondisi ini, diyakini dalam Pilkada nanti terjadi politik uang untuk menarik suara dari masyarakat. Agar pelaksanaan Pilkada benar-benar jujur, maka penyelenggara Pilkada dan Panitia Pengawas (Panwas) harus bertindak tegas. Para calon harus di investigasi audit serta survey dari mana sumber penyandang dana, sehingga tidak berakibat merugikan masyarakat Banjarnegara nantinya. Tak sedikit di antara para calo pilkada bertengkar dengan calon karena tak selektif memberikan imbalan.  Selain itu, yang perlu diwaspadai oleh para pemilih adanya ''dana dunia'” dari Yahudi, atau dana hasil pencucian uang, atau hasil judi untuk menggolkan salah satu pasangan yang jadi atau akan diusung. Oknum atau elite politik semacam ini juga membahayakan karena pura-pura baik menolong masyarakat Banjarnegara yang memerlukan dana.  Banyak modus yang mereka gunakan mulai dari menyeting pasangan calon, sampai membuat kebijakan dan program yang mempengaruhi pemilih. Dana yang digelontorkan dari broker dengan dana investasi mencapai 35-50 Milyar, yang dapat memenangkan pasangan. Menurut pengamatan penulis para calon yang akan berlaga di Banjarnegara selain Wing Chin di Jalur Independen seperti Sutedjo, Waluyo, Syamsudin, Amrullah Ahmad, Suhardjo, Hadi Peno, Sudewi Mertaningsih, Dwitoto JW, Toto Hardono secara materi kurang mendukung, ini juga harus diwaspadai dan dicermati pemilih.  Sampai tulisan inipun partai pendukung yang akan mengusung pasangan calon untuk didaftarkan ke KPU belum jelas berapa pasangan, informasi pengamatan penulis banyak penyandang dana berkeliaran di Banjarnegara dan seting pasangan calon baik investor lokal maupun luar. Pemilih harus kritis jangan sampai hajat lima tahunan, harus pupus dari cita-cita karena berebut uang dari broker atau penyandang dana yang mendatangkan penjajahan gaya baru dan menyengsarakan. Sementara penulis menilai partai politik belum mampu melahirkan sebuah calon kepala daerah yang benar-benar profesional. Akibatnya lahir calon karena kedekatan, tokoh senior di partai, karena upeti ke partai lebih banyak, bahkan ada dikotomi tokoh yang setor banyak dan sedikit sehingga seleksipun tak obyektif hanya karena untuk menggerakan mesin partai yang butuh gisi. Karena itu, kita memandang penting visi, misi dan program calon dicermati oleh pemilih agar tak lagi terjadi membeli kucing dalam karung, Penulis juga melihat program calon semua pada dasarnya sama, namun harus di cermati janji mereka apa akan terealisasi atau hanya janji mu busuk (Jambu) seperti yang dinyanyikan grup band MATTA yang disukai ABG. Karena melalui visi dan misi tersebut, calon setelah terpilih akan menjabarkan program-programnya. Ke depan hendaknya pemilih tak memilih calon bertipe ''disaster'', yakni tipe calon yang hanya mengejar jabatan dan fasilitas tetapi tak mau bekerja.Sebab, dia tak hanya dituntut mampu merumuskan sebuah kebijakan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat, juga mengkoordinasikan kebijakan itu kepada bawahannya. Akibat ketidakmampuan itu, yang terjadi justru orang lain lebih banyak mewarnai kebijakan kepala daerah, padahal orang itu belum tentu tahu keinginan kepala daerah dan aspirasi rakyatnya. Semoga tulisan ini dapat mencerdaskan dan berpikir dewasa, dalam menentukan pilihan, siapapun pilihan kita boleh beda tetapi keamanan harus tetap terjaga Amin  (Harmono, SH Direktur Kajian Pendidikan Politik Pedesaan LSM KPPP Banjarnegara)